Tingkat kesejahteraan atau desil merupakan sistem pengelompokan rumah tangga berdasarkan kondisi ekonomi yang digunakan pemerintah.
Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok, dari desil 1 sebagai yang paling tidak mampu hingga desil 10 sebagai yang paling sejahtera.
Penempatan seseorang pada desil tertentu sangat menentukan apakah ia berhak mendapat bantuan seperti PKH, BPNT, PBI-JK, bahkan KIP Kuliah.
Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang mendapatkan berbagai program perlindungan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah.
Data desil kini bersumber dari DTSEN, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang menggantikan sistem DTKS sebelumnya.
Masalahnya, tidak sedikit warga yang merasa nilai desilnya tidak mencerminkan kondisi ekonomi keluarga yang sesungguhnya di lapangan.
Bila kondisi itu terjadi pada keluarga Anda, ada dua jalur resmi yang bisa ditempuh untuk mengajukan koreksi atau pembaruan data desil tersebut.
Daftar Isi
- 1 Cara Menurunkan Desil Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
- 2 Cara Menurunkan Desil Bansos Melalui Kelurahan
- 3 Berapa Lama Proses Perubahan Desil?
- 4 Kenapa Desil Bisa Tidak Sesuai Kondisi Nyata?
- 5 Apakah Desil Bisa Diubah Sendiri Tanpa Survei?
- 6 Siapa Saja yang Berhak Mengajukan Penurunan Desil?
- 7 Hal Penting Sebelum Mengajukan Perubahan Data
- 8 Data Desil Bersifat Dinamis
Cara Menurunkan Desil Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Jalur pertama yang paling praktis adalah melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial yang dapat diunduh gratis di Play Store maupun App Store.
Berikut langkah-langkah pengajuan pembaruan desil secara online melalui aplikasi tersebut:
- Unduh Aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store pada perangkat Anda.
- Buka aplikasi, lalu pilih “Buat Akun” jika belum pernah mendaftar sebelumnya.
- Isi data diri sesuai KTP, termasuk nama lengkap, NIK, nomor telepon aktif, dan alamat domisili.
- Unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP sebagai bukti identitas diri.
- Tunggu proses verifikasi akun oleh admin Kemensos, biasanya berlangsung dalam beberapa hari kerja.
- Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi lalu temukan tombol “Usulkan Pembaruan” di halaman utama.
- Isi formulir yang tersedia secara jujur, lengkap, dan sesuai kondisi ekonomi keluarga saat ini.
- Kirim pengajuan dan simpan bukti pengiriman sebagai referensi untuk pemantauan selanjutnya.
- Petugas Pendamping Sosial akan mengunjungi rumah Anda untuk melakukan survei lapangan secara langsung.
- Pantau perkembangan status pengajuan secara berkala melalui menu notifikasi di dalam aplikasi.
Seorang warga di Jawa Tengah berbagi pengalamannya: ia mengajukan pembaruan lewat aplikasi ini dan didatangi petugas hanya dalam dua minggu. Desilnya berhasil dikoreksi setelah survei lapangan selesai dilakukan.
Cara Menurunkan Desil Bansos Melalui Kelurahan
Bagi yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi, jalur offline melalui kantor desa atau kelurahan tetap tersedia dan sama resminya.
Berikut tahapan yang perlu dilakukan untuk mengajukan koreksi desil secara langsung ke perangkat daerah:
- Datang ke kantor desa atau kelurahan sesuai domisili yang tertera pada KTP dan KK Anda.
- Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan pembaruan data DTSEN karena desil tidak sesuai kondisi nyata.
- Siapkan dokumen yang dibutuhkan, yaitu fotokopi KTP, fotokopi KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) jika ada.
- Lengkapi juga dengan foto kondisi rumah tampak depan sebagai bukti visual kondisi tempat tinggal keluarga.
- Petugas kelurahan akan memproses permohonan melalui aplikasi SIKS-NG dan mencatat keperluan perubahan data.
- Jelaskan kondisi ekonomi keluarga secara faktual agar petugas dapat mencatat informasi yang tepat dan akurat.
- Petugas atau pendamping sosial akan melakukan kunjungan rumah untuk verifikasi langsung di lapangan.
- Setelah verifikasi selesai, data akan dibawa ke musyawarah desa atau kelurahan untuk mendapat persetujuan bersama.
- Jika disetujui, data diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan perankingan ulang secara nasional.
Jalur ini sangat disarankan bagi lansia atau warga yang tidak memiliki akses terhadap smartphone maupun internet di daerahnya.
Berapa Lama Proses Perubahan Desil?
Proses perubahan desil tidak berlangsung instan. Setelah pengajuan diterima, data melewati beberapa tahapan verifikasi sebelum akhirnya diperbarui.
Secara umum, waktu yang dibutuhkan mulai dari pengajuan hingga perubahan desil tercatat berkisar antara satu hingga tiga bulan.
Durasi ini bisa lebih panjang jika desa atau kelurahan setempat sedang menangani banyak permohonan dari warga lain secara bersamaan.
Setelah data terverifikasi di tingkat desa, BPS melakukan perankingan ulang setiap tiga bulan sekali, sehingga perubahan tidak langsung terlihat.
Jika Anda membutuhkan perubahan desil untuk keperluan KIP Kuliah, segera ajukan jauh sebelum masa pendaftaran resmi dibuka oleh perguruan tinggi.
Jangan tunggu sampai mendekati batas waktu karena proses administrasi di tingkat daerah sering kali membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.
Kenapa Desil Bisa Tidak Sesuai Kondisi Nyata?
Banyak warga bertanya-tanya mengapa desil mereka terasa tidak mencerminkan keadaan ekonomi yang sebenarnya saat ini.
Hal ini terjadi karena data yang menjadi dasar penetapan desil belum tentu diperbarui sejak pendataan lapangan terakhir dilakukan beberapa tahun lalu.
Perubahan kondisi seperti PHK, perceraian, kematian pencari nafkah, atau musibah bisa membuat keluarga turun kelas secara ekonomi tanpa otomatis tercatat.
Sebaliknya, ada juga keluarga yang kondisinya sudah membaik namun masih tercatat di desil rendah karena data belum sempat diperbarui petugas.
Itulah sebabnya pemerintah membuka mekanisme usulan dan sanggah agar data DTSEN bisa terus diperbaharui sesuai kondisi nyata di lapangan.
Apakah Desil Bisa Diubah Sendiri Tanpa Survei?
Pertanyaan ini sering muncul, terutama dari warga yang berharap bisa langsung mengganti angka desil melalui aplikasi tanpa perlu kunjungan petugas.
Jawabannya adalah tidak. Perubahan desil tidak bisa dilakukan secara sepihak karena memerlukan verifikasi faktual dari petugas di lapangan.
Penetapan desil didasarkan pada banyak variabel terukur, seperti kondisi rumah, pendapatan, pengeluaran, pendidikan, kepemilikan aset, dan akses layanan.
Semua variabel itu hanya bisa dinilai melalui survei langsung oleh petugas pendamping sosial yang memang terlatih untuk melakukan pendataan.
Jadi, yang bisa dilakukan masyarakat hanyalah mengajukan usulan pembaruan, lalu memastikan survei lapangan berjalan dengan informasi yang jujur dan terbuka.
Siapa Saja yang Berhak Mengajukan Penurunan Desil?
Tidak semua orang bisa mengajukan perubahan desil. Ada kriteria dasar yang perlu dipahami sebelum melangkah lebih jauh.
Pengajuan pembaruan desil diperuntukkan bagi keluarga yang merasa angka desilnya lebih tinggi dari kondisi ekonomi nyata yang dialami.
Beberapa kondisi yang umumnya menjadi alasan kuat untuk mengajukan koreksi desil antara lain:
- Kepala keluarga baru saja mengalami PHK atau kehilangan pekerjaan utama secara permanen.
- Keluarga mengalami musibah besar seperti kebakaran, bencana alam, atau kehilangan aset utama.
- Pencari nafkah utama meninggal dunia sehingga keluarga kehilangan sumber pendapatan tetap.
- Terdapat anggota keluarga dengan disabilitas berat, lansia, atau ibu hamil yang membutuhkan dukungan lebih.
- Kondisi tempat tinggal tidak layak huni namun desil yang tercatat tidak mencerminkan keadaan tersebut.
Sebaliknya, jika kondisi ekonomi keluarga sudah membaik, pemerintah juga berhak menaikkan desil agar bansos bisa dialihkan ke yang lebih membutuhkan.
Hal Penting Sebelum Mengajukan Perubahan Data
Sebelum mengajukan pembaruan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses berjalan lebih lancar dan tidak ditolak. Berikut poin penting yang perlu disiapkan:
- Pastikan NIK dan data keluarga sesuai dengan Dukcapil
- Siapkan dokumen pendukung yang relevan
- Jelaskan kondisi ekonomi secara jujur dan detail
- Pastikan alamat domisili sesuai dengan data
- Gunakan foto kondisi rumah yang terbaru
- Hindari manipulasi data karena akan diverifikasi langsung
Data Desil Bersifat Dinamis
Data kesejahteraan bukan sesuatu yang tetap, melainkan dapat berubah mengikuti kondisi kehidupan setiap keluarga.
Ada keluarga yang sebelumnya berada di kelompok bawah, lalu naik karena peningkatan ekonomi, namun ada juga yang mengalami penurunan.
Karena itu, pembaruan data menjadi hal yang wajar dan diperlukan agar kebijakan bantuan tetap tepat sasaran.
Pemerintah terus melakukan pemutakhiran agar sistem ini mencerminkan kondisi nyata masyarakat di berbagai daerah.
Dengan memahami mekanisme ini, masyarakat diharapkan lebih aktif memeriksa dan memperbarui data secara berkala.








