Belakangan ini tak sedikit pengguna TikTok di Indonesia mengeluhkan akun mereka yang tiba tiba dibatasi atau bahkan dinonaktifkan. Keluhan ini ramai muncul di berbagai platform media sosial.
Sebagian pengguna mengaku tidak pernah melanggar aturan, namun tetap menerima notifikasi bahwa akun mereka akan dihapus dalam waktu tertentu. Situasi ini memicu kebingungan sekaligus kekhawatiran.
Fenomena ini ternyata tidak berdiri sendiri. Ada kebijakan baru yang tengah dijalankan secara serius oleh pemerintah dan platform digital untuk memperketat perlindungan anak di ruang online.
Pemerintah melalui Meutya Viada Hafid menyampaikan bahwa penertiban akun dilakukan sebagai bagian dari penerapan aturan yang lebih ketat terhadap usia pengguna.
Langkah tersebut berdampak luas karena menyasar jutaan akun yang terindikasi tidak memenuhi syarat usia minimum. Dampaknya, banyak pengguna dewasa ikut terdampak akibat kesalahan sistem verifikasi.
Daftar Isi
- 1 Kenapa Akun TikTok Ditangguhkan?
- 2 Apa Itu PP Tunas dan Mengapa Ini Berlaku untuk Semua Platform?
- 3 Siapa Saja yang Terdampak Penangguhan Ini?
- 4 Cara Memulihkan Akun TikTok yang Ditangguhkan
- 5 Metode Verifikasi Usia yang Tersedia di TikTok
- 6 Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banding Diajukan
- 7 Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Segera
Kenapa Akun TikTok Ditangguhkan?
Komdigi menerbitkan aturan bernama PP Tunas, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang perlindungan anak di ruang digital. Aturan ini mewajibkan semua platform memverifikasi usia pengguna.
Sebanyak 1,7 juta akun anak di bawah usia 16 tahun sudah dinonaktifkan oleh TikTok sejak regulasi ini diberlakukan. Angka itu diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.
TikTok bahkan menjadi platform pertama yang melaporkan angka penonaktifan akun kepada pemerintah secara proaktif, suatu langkah yang mendapat apresiasi dari Kementerian Komdigi.
Masalahnya, sistem deteksi usia TikTok tidak selalu akurat. Sejumlah pengguna yang sudah berusia di atas 16 tahun ikut terdampak karena sistem mendeteksi mereka sebagai pengguna di bawah umur.
Inilah mengapa gelombang keluhan membanjiri media sosial. Para pengguna yang merasa tidak bersalah pun kebingungan saat mendapati akun mereka tiba-tiba diblokir tanpa alasan yang jelas.
Apa Itu PP Tunas dan Mengapa Ini Berlaku untuk Semua Platform?
PP Tunas bukan hanya mengatur TikTok, melainkan seluruh platform digital yang beroperasi di Indonesia. Setiap penyelenggara sistem elektronik wajib mematuhi aturan ini tanpa terkecuali.
Beberapa kewajiban utama yang harus dipenuhi platform berdasarkan PP Tunas antara lain:
- Memverifikasi usia pengguna secara aktif sebelum memberikan akses penuh ke layanan.
- Membatasi fitur tertentu bagi pengguna yang belum memenuhi batas usia minimum yang ditentukan.
- Menyediakan kontrol orang tua agar pengawasan terhadap aktivitas anak lebih mudah dilakukan.
- Menyampaikan laporan kepatuhan kepada pemerintah secara berkala dan terukur.
- Menonaktifkan akun yang terbukti milik pengguna di bawah usia minimum yang ditetapkan.
Seluruh platform memiliki tenggat waktu hingga 6 Juni 2026 untuk menyerahkan penilaian mandiri kepada Komdigi. Platform yang tidak patuh dapat dikenai sanksi tegas oleh pemerintah.
Siapa Saja yang Terdampak Penangguhan Ini?
Tidak semua akun yang ditangguhkan memang milik anak-anak. Sejumlah pengguna dewasa juga ikut terkena dampaknya karena sistem deteksi usia bekerja secara otomatis.
Mereka yang paling rentan terdampak adalah pengguna yang tidak mencantumkan tanggal lahir dengan benar saat pertama kali mendaftar akun TikTok beberapa waktu lalu.
Selain itu, akun yang data profilnya kurang lengkap atau mengandung indikasi usia muda juga berpotensi lebih besar untuk ditandai oleh sistem verifikasi TikTok secara otomatis.
Cara Memulihkan Akun TikTok yang Ditangguhkan
Jika akun kamu ikut terdampak padahal usiamu sudah memenuhi syarat, TikTok menyediakan jalur banding resmi. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Buka aplikasi TikTok, lalu perhatikan notifikasi pop-up yang muncul di layar.
- Ketuk tombol Banding atau Appeal yang tersedia di bagian bawah notifikasi tersebut.
- Pilih salah satu metode verifikasi usia yang ditawarkan oleh TikTok kepadamu.
- Ikuti setiap instruksi yang muncul hingga proses banding selesai dilakukan.
- Tunggu keputusan dari TikTok yang akan dikirimkan melalui notifikasi dalam aplikasi.
Perlu diingat, proses banding ini memiliki batas waktu. Pastikan kamu mengajukan sebelum tanggal yang tertera pada notifikasi yang diterima.
Metode Verifikasi Usia yang Tersedia di TikTok
TikTok menawarkan beberapa opsi verifikasi agar proses banding bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing pengguna. Berikut pilihan yang tersedia:
- Estimasi usia wajah (Facial Age Estimation): Kamera akan menganalisis wajahmu secara otomatis untuk memperkirakan usia. Selfie harus diambil secara langsung, bukan dari galeri.
- Selfie dengan kartu identitas resmi: Unggah foto KTP atau identitas resmi lainnya beserta selfie yang menyertakan kode unik dari TikTok.
- Otorisasi kartu kredit: Berlaku bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas. Kartu kredit akan diverifikasi dengan tagihan sementara yang nantinya dikembalikan.
- Konfirmasi orang tua atau wali: Khusus untuk pengguna usia 16 hingga 17 tahun, orang tua bisa membantu mengkonfirmasi usia melalui tautan yang dikirim ke email mereka.
- Foto bersama orang tua atau wali: Pengguna muda dapat mengunggah foto bersama orang tua atau wali berusia di atas 25 tahun beserta kode unik yang diberikan TikTok.
Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banding Diajukan
Setelah proses banding selesai, seluruh data yang kamu kirimkan akan segera dihapus oleh TikTok. Platform tidak akan menyimpan foto identitas atau selfie-mu untuk keperluan lain.
Jika bandingmu disetujui, akun akan dipulihkan dan tanggal lahirmu akan diperbarui di sistem TikTok sesuai dengan data yang kamu berikan saat proses verifikasi.
Namun jika bandingmu ditolak, akun akan dihapus permanen pada tanggal yang sudah disebutkan dalam notifikasi. Kamu masih bisa mengunduh data sebelum tanggal tersebut tiba.
Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Segera
Hal pertama yang perlu dilakukan saat menerima notifikasi penangguhan adalah membaca isinya secara cermat. Cermati tanggal batas banding yang tertera agar tidak terlewat.
Jangan menunggu terlalu lama untuk mengajukan banding. Proses verifikasi membutuhkan waktu, dan tenggat waktu yang tersedia tidak selalu panjang bagi semua pengguna.
Pastikan juga kamu menyiapkan dokumen identitas resmi sebelum memulai proses banding, sehingga langkah verifikasi dapat diselesaikan dengan lancar tanpa hambatan berarti.








